Selasa, 30 Juni 2015

Wake – Lisa McMann


Judul : Wake
Sub Judul : Terjaga
Penulis : Lisa McMann
Alih Bahasa : Rosemary Kesauly
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Halaman : 216


Sinopsis:

Janie, gadis berusia tujuh belas tahun, sudah biasa tersedot ke mimpi orang lain. Terutama mimpi tentang jatuh, telanjang, dan seks.

Ia tidak bisa memberitahu siapa-siapa tentang "kelebihannya" ini—takkan ada yang percaya. Mereka bisa-bisa malah mengira ia gila.

Lalu ia terjatuh ke dalam mimpi buruk mengerikan, mimpi yang mencekamnya sampai ke tulang sumsum. Untuk pertama kali, Janie bukan lagi sekadar saksi. Kali ini ia terlibat....

~ <<<>>> ~

Janie Hannagan pada saat berumur 8 tahun mulai tersedot masuk ke dalam mimpi orang yang tertidur disekitarnya, waktu itu dia berada dalam kereta bersama ibunya menuju ke rumah neneknya. Ketika dia bertemu dengan orang yang ada dalam mimpinya di dunia nyata, reaksi pertamanya adalah melongo dan berbisik “Wow”.

Janie tidak punya teman sampai suatu ketika dia mempunyai tetangga baru yang seumuran dengan dia namanya Carrie Brandt sejak itu mereka berteman. Suatu hari dia menginap di rumah Carrie bersama teman baru Carrie yang lain, Melinda Jeffers. Malam itu dia tersedot ke mimpi Melinda dan Carrie. Setelah acara menginap itu Janie memutuskan acara menginap di rumah teman tidak cocok untuknya.

Di akhir pekan dan selama liburan musim panas Janie bekerja di Heather Nursing Home—panti jompo, dia berkenalan dan menjadi dekat dengan Miss Stubin. Miss Stubin, guru sekolah yang setelah mengajar selama 47 tahun baru pensiun dan wanita itu buta. Suatu hari Janie tersedot ke dalam mimpi Miss Stubin, wanita itu meminta tolong dan Janie berhasil menolongnya.

Janie tersedot dalam mimpi buruk Cabel Strumheller  yang membuatnya lumpuh serta gemetar hebat. Janie berteman dengan Cabel tapi pertemanan mereka diwarnai putus nyambung, Hubungan mereka membaik pada saat perjalanan karya wisata yang diadakan sekolah mereka. Bahkan semakin dekat ketika mereka sudah kembali pulang.

Ketika hubungan mereka berbunga-bunga tiba-tiba Cabel berubah, ada sesuatu yang Cabel sembunyikan, Disaat yang sama Miss Stubin meninggal dan meninggalkan sebuah surat. Kenapa Cabel berubah sikap setelah dia mengetahui rahasia Janie? Apa arti isi surat Miss Stubin? Dan kenapa Miss Stubin juga ada di dalam mimpi?

Ceritanya sangat mengalir dan tidak bikin bosan. Akhir cerita yang menyenangkan karena petualangan Janie dan Cabel di luar dugaan. Koneksi antara mereka disini kuat, aku bisa merasakannya. Mereka seimbang, tidak ada yang terlalu mengalah atau terlalu menuntut. Buku pertama ini aku suka :) semoga kelanjutannya lebih seru lagi.

~ <<<>>> ~

“Apa kau bisa percaya padaku? Percayalah padaku dan biarkan semuanya terjadi ya?” (hal 81)

Hubungan kita sepenuhnya berlandaskan kejujuran. (hal 95)

Akan kulakukan apa pun yang kauinginkan.” (hal 99)

Rupanya segala sesuatu memang selalu bertambah parah sebelum membaik. (hal 111)

“Mimpi bukan kenangan, Janie. Isinya harapan dan ketakutan. Indikasi adanya tekanan-tekanan lain dalam hidup. (hal 126)

Sudah waktunya berhenti menangis, menentukan sikap, dan melakukan sesuatu. Waktunya berhenti mengasihani diri sendiri. (hal 132)

“Aku punya masalah dan aku perlu memecahkannya. Aku ingin bermimpi tentang cara memecahkan masalah ini.” (hal 134)

“Mimpi bukan kenangan,” (hal 139)


Rasa : Merasakan chemistry, mengalir, tidak bosan




Tidak ada komentar:

Posting Komentar